WORLD WAR Z (2013) : AN ORAL HISTORY OF THE ZOMBIE WAR

6/22/2013 02:41:00 PM



2013 / 115 Minutes / US / Marc Forster / 2.39:1 / PG-13


Bagi yang setia mengikuti berita-berita seputar dunia perfilman internasional tentu sudah tidak asing lagi dengan eksploitasi media terhadap permasalahan dan ketidakpercayadirian Paramount terhadap proyek raksasanya, World War Z Perang Duniazzz; mulai dari perombakan script yang tidak ada hentinya, syuting ulang 30-40 menit adegan demi mengubah endingnya (!), pembengkakan budget dari $125 million sampai $200 million yang telah menobatkannya sebagai film zombie termahal sepanjang masa, pemunduran jadwal rilis berkali-kali, sampai konversi 3D mendadak yang diumumkan awal tahun ini.


Konsep WWZ sendiri telah banyak menuai kontroversi di kalangan para fans berat novel best-seller karangan Mel Brooks berjudul sama karena film adaptasinya ini sama sekali tidak setia ataupun berkaitan dengan sumber materinya. WWZ bahkan juga tidak mendapat restu dari kalangan pecinta film horror perihal rating PG-13nya yang jelas telah menekan keberadaan adegan berdarah-darah, yang notabene adalah jualan utama film Zombie, sampai titik terendah. 

Semua hal di atas jelas merupakan tamparan keras bagi Marc Forster, sang sutradara, dan juga petinggi Paramount. Dari segi bisnis, WWZ telah kehilangan kepercayaan dari pasar terbesarnya, fans berat novel WWZ dan penggila film horror, sehingga kegagalan film ini di tangga box office domestik sudah harus bisa diantisipasi. Dilihat dari segi kualitas pun, Marc Forster masih harus berharap-harap cemas bahwa dirinya berserta dengan segala adegan-adegan spektakuler yang dia filmkan dengan susah payah itu bisa dijadikan sebagai pengganti gore-nya demi memuaskan para audience dan juga kekuatan word-of-mouth pada saat perilisannya di bioskop. 


So, how does the-most-expensive-zombie-film-ever-made make its audiences always on the edge of their seats? 

Di luar segala buzz negatif yang telah menutup jalan kesuksesan film ini, Marc Forster, secara mengejutkan, berhasil menyuguhkan sebuah film zombie blockbuster yang sangat menghibur dan menegangkan dari awal sampai akhir. Formula yang digunakan cukup simpel sebenarnya; yakni dengan membuat alur WWZ melaju begitu cepat, editing yang efektif, dan sajian adegan-adegan aksi yang ditata dengan kreatifitas serta kecermatan yang tinggi.

Sepanjang film--semenjak 10 menit pertama sampai akhir, para penonton tidak pernah dibiarkan untuk mengalihkan fokusnya dari sebuah kisah perjalanan Gerry Lane (Brad Pitt), seorang agen PBB cerdas yang terpaksa meninggalkan keluarganya demi berkeliling dunia menyelidiki titik awal mula kemunculan virus mematikan yang membuat manusia berubah menjadi zombie. 

What I really really love from this movie adalah bagaimana tim penulis naskah dan Marc Forster sendiri mengeksekusi formula-formula basic film blockbuster tersebut menjadi terasa begitu fresh dengan cara mengebut pace-nya dan memperkenalkan karakter-karakter pendukungnya melalui event-event yang melibatkan perseteruan antara manusia dengan zombie yang intens. Gaya narasinya yang episodik juga turut mengembangkan skala globalnya sampai tingkatan yang epik dan terasa mendunia, hal yang cukup jarang bisa ditemui di film-film blockbuster garapan Hollywood karena set tempatnya yang selalu di wilayah Amerika.


Adegan-adegan petarungan melawan zombie-nya pun, surprisingly, termasuk efektif dalam memompa adrenalin dan tidak pernah terjebak dalam ritme blockbuster yang cenderung pamer visual effects dan ledakan di sana-sini, sehingga dengan kata lain, tidak ada satu bagianpun dari adegan aksinya terasa membosankan. Setiap set actionnya ditata secara cermat, besar, epik dan sebisa mungkin, memberi ketegangan dan membangkitkan rasa takut penontonnya. Marc Forster sendiri tidak lupa menyelipan tribute manis untuk genre zombie dengan menyulap scene klimaks-nya terasa seperti film zombie klasik tetapi tetap sukses menghentikan nafas meski tidak dihiasi oleh flashy visual effects, cipratan darah dan debuman ledakkan yang memekakkan telinga. 

Namun semua hal di atas tidak akan berjalan mulus tanpa adanya penjahit yang ulung, yang tidak lain adalah naskahnya sendiri yang ditulis keroyokan. Alur cerita yang dilontarkan WWZ tidak dapat dipandang sebelah mata. Ia cukup cerdas dan tetap tampil menarik demi menjaga tensi narasinya dengan beragam perkembangan plot berkelas dan elemen sci-fi yang tidak akan kita temukan di film-film genre zombie kebanyakan. 

But do not misunderstand me. Elemen cerita tersebut hanya terbatas pada level ringan blockbuster tanpa adanya sindiran sosial dan politik thought-provoking seperti yang diinginkan oleh Marc Forster pada awalnya (dan kemungkinan ia kutip dari novelnya). Sehingga jangan harap WWZ dapat menyuguhkan inovasi dan sesuatu yang fresh dalam dunia genre zombie. But that’s okay, karena semua itu paling tidak sudah cukup untuk mengejutkan para pecinta film yang berekspetasi rendah dan membuat WWZ tetap komersil, melaju kencang dan dapat dinikmati oleh seluruh penonton yang mengharapkan film summer blockbuster ringan dengan dosis hiburan yang tinggi.



Overall, WWZ adalah film yang memenuhi seluruh kriteria sebuah summer blockbuster : dosis hiburan tingkat tinggi, visual efek mutakir, aktor papan atas yang menguasai seluruh screen time, dan alur cerita yang ringan tetapi tidak kacangan. Jika semua hal di atas adalah apa yang anda harapkan dari World War Z, then, what are you waiting for?


Rating : 
Length : 792 words
Follow my twitter : @Elbert_Reyner




You Might Also Like

9 comments

  1. WOW!!! what a surprise....film ini di -rate 4 bintang ama agan...pdhal di imdb film ini dicaci abis2an ama mayoritas penontonnya, review yg bilang film ini bagus di imdb malahan diledek sbg review dr kritikus bayaran....wah jd penasaran...nonton ahhhh.....
    p.s baca di forum sebelah katanya yg 3d totally not worth it...just fyi

    ReplyDelete
  2. Tergantung ekspetasi sih. Kebetulan ekspetasi gw sangat rendah, jadi waktu nonton bener-bener surprise dan takjub. Nonton aja bro, tapi jangan yang 3D. Pasti pusing. hahaha

    ReplyDelete
  3. hr minggu maren nonton nih film (pdhal setelah baca review di imdb yg lbh byk thumb down this movie gw dah berniat nunggu brrip nya aja, tapi apa daya keracun ama review agan di blog ini, hehehe)

    emang not bad lah nih film, still fulfill my expectation and grasp me from start till end....baru 1st time liat genre horor yg zombienya jalannya kgk gontai bin lemas, yg ini mah keren zombienya, keq barusan disuntik anabolic steroid...hahaha....adegan yg paling berkesannya sewaktu tembok pertahanan Israel ketembus zombienya yg marching n climbing wall like a Pack of thousand ants....awesome scene....thx bro for convince me to watch this one in theatre...:D

    p.s still waiting for Pacific Rim and Despicable Me 2 ( this one got standing ovatian when screening in France Film Festival...cool ;p

    ReplyDelete
  4. Ke XXI niatnya nntn Man of steel.. krn dapetnya malem, drpd balik lg akhirnya nntn WWZ.

    dari awal sama sekali nggak ngerti ini film apaan. cm pernah liat trailernya.
    jadi, bener2 masih netral ni kepala pas film mulai.

    jujur ini film pertama di luar film hantu yg bikin saya hampir nga sempat ambil nafas sepanjang film :D

    baru mulai aja udah kaget dngn zombienya yg ajaib. udah hampir underestimate juga takutnya ini bakal jadi Walking Dead versi Layar lebar, dmna Brad Pitt bawa anak istrinya buat cari survivor lainnya
    tapi ternyta dugaan saya SALAH.
    ini film zombie paling menghibur. berpotensi banget ngalahin franchise Resident evil.
    salut. 8/10

    ReplyDelete
  5. I must say you had done a tremendous job,I appreciate all your efforts.Thanks alot for your writings......Waiting for a new . please visit:Packers And Movers Bangalore

    ReplyDelete
  6. must say you had done a tremendous job,I appreciate all your efforts.Thanks alot for your writings......Waiting for a new 1.. Packers and Movers Mumbai

    ReplyDelete
  7. I loved this one. It has given me courage to try scarier things. I tend to steer clear of them but not anymore.
    Packers And Movers Hyderabad

    ReplyDelete
  8. Good work for writing this kind of information for us and shared with us. best packers and movers in madhapur packers and movers in hyderabad

    ReplyDelete

Just do it.