Contraband (2012) Review

1/28/2012 07:37:00 PM



Di antara 12 bulan dalam setahun, bulan Januari bisa dibilang adalah masa - masa yang paling lesu dalam industri perfilman Hollywood, karena paska liburan natal, masyarakat di Amerika sana seakan - akan “mogok” mengeluarkan uang; termasuk malas ke bioskop. Sehingga tidak heran apabila bulan Januari ini dijadikan sebagai saat - saat untuk merilis film “gagal” yang diproduksi dengan budget rendah dengan kualitas yang so - so dan diprediksi tidak dapat mengeruk keuntungan banyak. Namun perlu dicatat bahwa tidak semua film yang rilis di bulan Januari ini berkualitas buruk, dan salah satunya adalah Contraband.

Namun jangan langsung terburu - buru memasang ekspetasi tinggi terhadap film ini. Contraband memang secara mengejutkan berhasil memberikan tontonan yang menghibur dibanding film - film yang rilis di bulan Januari biasanya (Season of the Witch, The Mechanic, dsb); tetapi bukan berarti film ini memberi nafas segar pada genre action. Seperti film action kelas B kebanyakan, plot yang diusung Contraband termasuk usang dan dapat ditemui di beribu - ribu film action yang telah dirilis di bioskop. Chris Farraday (Mark Wahlberg) adalah seorang penyelundup profesional yang telah “bertobat” dari dunia tersebut dan mendirikan perusahaan Home Security System bernama Farraday. Suatu hari, ia terpaksa memasuki dunia kriminal kembali setelah Andy (Caleb Landry Jones), adik dari istrinya, Kate Farraday (Kate Beckinsale), diburu oleh gangster yang dipimpin oleh Tim Briggs (Giovanni Ribisi) karena Andy telah gagal menyelundupkan narkoba senilai $750.000. Chris pun hanya memiliki waktu 2 minggu untuk mencari uang sebesar $750.000 sebelum Andy dan keluarganya dibunuh oleh anak buah Tim. 

Untungnya, plot yang basi tersebut berhasil dikembangkan menjadi sebuah film action-thriller yang enak ditonton dan menghibur. Turun tangannya Baltasar Kormakur sebagai sutradara juga menjadi nilai plus tersendiri, mengingat Contraband adalah remake dari film berjudul Reykjavik Rotterdam yang dibintanginya tahun 2008 lalu. Tidak dipungkiri lagi bahwa paruh awal film ini terasa sangat cliche; prolog mengenai penyelundupan yang gagal, pengenalan karakter utama seorang mantan kriminal yang cinta keluarga, dan lain sebagainya. Namun, Contraband justru mulai menunjukkan taringnya ketika Chris sudah memulai aksi penyelundupannya yang profesional di pertengahan hingga akhir film. Minimnya adegan aksi dalam film ini pun sukses diakali oleh si sutradara dan penulis naskah dengan meningkatkan tensi ketegangan lewat runtutan aksi penyelundupan yang cerdas dan pengembangan cerita yang digarap dengan baik. Walau patut disayangkan karena di beberapa bagian, alur film ini terkesan mengada - ada dan sangat predictable. 

Sedangkan untuk departemen akting, aktor dan aktris yang terlibat dalam film tampaknya tidak mengalami kesulitan karena karakter - karakter dalam Contraband sangat tradisional, tidak menarik dan cliche; yang lagi - lagi akan menambah daftar kekurangan film ini. Mark Wahlberg juga semakin memantapkan dirinya sebagai bintang film aksi lewat perannya di film ini. Hanya saja, karakter yang ia perankan maupun kualitas aktingnya juga tidak jauh berbeda dengan film - film aksi yang memasang dirinya sebagai tokoh utama. Sedangkan Kate Beckinsale malah terkesan salah casting karena di film ini dia hanya berperan sebagai pemanis yang tidak berdaya; sangat contrast dengan karakter heroine yang sering ia perankan selama ini. Sisanya, nama Ben Foster yang sempat menjadi sorotan ketika memerankan Angel dalam installment ketiga X-Men, malah semakin tenggelam dengan berperan sebagai karakter yang mirip dengan karakter Steve yang ia perankan dalam film The Mechanic; tepat 1 tahun yang lalu. J.K Simmons yang berperan sebagai Captain Camp juga menarik perhatian, walau screen time-nya sangat sedikit.

Overall, tidak perlu berbicara banyak mengenai film ini. Contraband hanyalah sekedar film aksi - thriller dengan pengembangan plot yang cukup baik, walaupun totally forgettable. Walau demikian, film ini masih menghibur dan layak untuk mengisi waktu luang anda.

You Might Also Like

0 comments

Just do it.